widya anggraini's blog

Jakarta Urban Challenge

Jakarta Urban Challenge merupakan salah satu rangkaian aktivitas menjelang pelaksanaan New Cities Summit di Jakarta. New Cities Foundation bersama dengan Connect4Climate memberikan total hadiah USD 20.000 bagi innovator muda Indonesia untuk memberikan solusi terbaik terhadap permasalahan mobilitas dan lalu lintas Jakarta. Kompetisi ini sendiri dibuka sejak tanggal 16 Maret hingga 30 April 2015 untuk perorangan maupun kelompok dan berhasil menjaring sebanyak 226 pendaftar. Dengan proses penjurian yang ketat akhirnya terpilih 3 finalis yaitu: Baca lebih lanjut.

Mengurai Kemacetan — Solusi untuk Mobilitas Perkotaan

Sesi diskusi parallel kedua bertema Unclocking the Grid : Solutions for Urban Mobility dengan pembicara yang lebih bervariasi dari universitas, perusahaan taxi dan pemerintah. Sesi ini membahas lebih jauh mengenai kemacetan sebagai tantangan utama perkotaan. Moderator Greg Lindsay menggarisbawahi kondisi Jakarta yang kian parah kemacetannya dan tampaknya belum terlihat solusi nyata. Greg memberikan pertanyaan dasar kepada Soetanto Soehodho, Deputi Gubernur dari Kementerian Perdagangan, Industri dan Transportasi Kota Jakarta mengenai mengapa Jakarta sampai menjadi seperti sekarang. Menurut Soetanto hal ini dikarenakan Jakarta menjadi kota yang sangat tergantung kepada kendaraan pribadi. Terbukti tiap harinya terdapat 300 unit mobil baru dan 1000 sepeda motor baru memadati jalanan, sedangkan jumlah jalanan dan infrastruktur lain tidak bertambah. Namun demikian Soetanto setuju bahwa hak masyarakat akan transportasi umum yang bagus dan murah harus dipenuhi. Baca lebih lanjut.

Kota dengan Banyak Kesempatan — Studi Kasus Jakarta

Diskusi paralel panel pertama dalam acara New Cities Summit bertemakan City of Opportunity: Case Study on Jakarta dan dimoderatori oleh Joe Cochrane, koresponden International New York Times untuk Indonesia. Panel diisi oleh empat narasumber, dua dari pemerintah yang mewakili Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGuPP) DKI Jakarta dan Kementerian PU. Sedangkan dua pembicara lain mewakili lembaga swasta yaitu dari Bubu.com dan Owings and Merrill LLP. Ibu Sarwo Handayani yang mewakili kota Jakarta menyampaikan bahwa sebenarnya Jakarta memiliki banyak kesempatan dan pada saat yang sama menemui lebih banyak tantangan. Menurutnya, Jakarta telah memulai pembangunan secara ekstensif misalnya daerah waterfront dengan proses reklamasinya, mendorong penggunaan teknologi/ICT, menerapkan konsep smart city, dan bekerjasama dengan sektor swasta dalam hal pembangunan infrastruktur perkotaan. Baca lebih lanjut.

Selamat Datang ke New Cities Summit!

Halo dari Konferensi New Cities Summit di Jakarta, Indonesia. Minggu ini tim URB.im — Josephine d'Allant dan Widya Anggraini — akan meliput langsung dari Jakarta melalui blog ini untuk membawakan berita terbaru dari New Cities Summit yang akan berlangsung dari 9-11 Juni 2015. New Cities Summit diselenggarakan oleh New Cities Foundation yang merupakan acara global terkemuka mengenai masa depan perkotaan. Pantau terus blog ini untuk menemukan informasi, ide, dan laporan terkini dari beragam sesi menarik selama berlangsungnya event ini.