Musim hujan datang, Jakarta bersiap menghadapi banjir

Di bulan November ini warga dan pemerintah DKI Jakarta bersiap-siap menghadapi datangnya musim penghujan. Tentu kita masih ingat ketika banjir besar melanda ibukota di awal tahun 2013 ini, saat itu sebagian besar wilayah Jabodetabek terendam air karena intensitas hujan yang tinggi. Bahkan pusat kota Jakarta yang merupakan pusat pemerintahan dan bisnis distrik juga terendam karena peristiwa tanggul jebol di Jalan Latuharhari. Pemprov DKI Jakarta menargetkan pengerjaan persiapan antisipasi banjir selesai pada akhir Desember tahun ini. Pengerjaan tersebut terbagi ke dalam beberapa proyek seperti pengerukan 12 waduk, perbaikan pompa di rumah-rumah pompa, refungsi sungai, normalisasi kali, dan sumur resapan.

Memasuki musim penhujan tahun ini, Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta menyatakan semua pompa air siap menghadapi musim hujan pada akhir 2013 dan awal 2014. Dari 73 pompa air di waduk, situ, dan kali, hanya tinggal 11 unit yang kini masih rusak. Kepala Dinas PU DKI Jakarta Manggas Rudy Siahaan mengatakan 11 pompa tersebut saat ini masih dalam tahap perbaikan. Seluruh pompa yang memiliki kapasitas aliran air yang besar maupun kecil juga sedang dalam proses perawatan.

Dinas PU DKI Jakarta juga telah menyusun sepuluh langkah cepat untuk mengatasi banjir di Jakarta yaitu pembentukan satuan petugas (Satgas) banjir di 42 kecamatan dan suku dinas, pembentukan satgas jalan rusak di 42 kecamatan, penanganan 200 titik genangan, pengerukan 160 saluran penghubung, pengerukan saluran submakro, pengerukan 12 waduk, refungsi kali di 80 lokasi, perbaikan 73 pompa air pengendali banjir, perbaikan 62 pintu air, dan pemasangan CCTV di 130 rumah pompa.

Selain pompa, pihaknya juga mengadakan alat berat dengan cara pembelian elektronik atau e-purchasing. Pembelian dilakukan melalui katalog elektronik yang dikeluarkan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Pada awalnya Dinas PU DKI hanya memiliki 6 unit alat berat, tahun ini diadakan 23 unit alat berat dan pada APBD Perubahan dianggarkan 50 alat berat lagi.

Sementara untuk menanggulangi genangan di jalanan, Dinas PU DKI membuat program penambahan mulut air di sepanjang jalan yang rawan terkena genangan. Mulut air yang ada di setiap ruas jalan ditambah jumlahnya. Pada umumnya jarak antar mulut air itu lima meter, kini diperpendek menjadi dua hingga dua setengah meter. Jumlah kali penghubung di DKI Jakarta sebanyak 884, yang kini sedang dinormalisasi yakni 160 kali.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo juga memaparkan bahwa persiapan antisipasi banjir tahun ini sedang benar-benar dikerjakan sepertiperbaikan pompa air dan pengerukan di waduk-waduk. Pihaknya juga menegaskan agar manajemen kontrol perlu dijalankan agar pompa dipastikan berjalan semuanya. Begitupun mengenai pengerukan di waduk-waduk terus dikerjakan yaitu Waduk Pluit, Ria Rio, Tomang Barat, Pondok Labu, dan beberapa waduk lainnya. Pengerjaan seluruh proyek untuk antisipasi banjir ini telah dianggarkan dalam APBD 2013 senilai Rp500 miliar dan ditargetkan seluruhnya dapat selesai pada akhir Desember 2013.

Pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menyetujui skenario penanganan banjir yang diusulkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Persiapan yang lakukan bersama BNPB meliputi logistik, perahu karet dan tempat evakuasi bagi warga korban banjir. Detail mengenai rencana penanganan banjir akan diserahkan kepada kelurahan di masing-masing wilayah. Diharapkan pada musim hujan kali ini, bencana banjir tidak akan separah tahun sebelumnya karena persiapan antisipasi banjir yang matang.

Add new comment

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.
By submitting this form, you accept the Mollom privacy policy.